Panduan Bagi Incumbent Agar Terpilih Kembali

Posted: October 7, 2010 in Artikel Pemilukada Cianjur
Tags:

Dalam sebuah pemilihan calon incumbent selalu memiliki keuntungan besar atas penantang. Bukan saja mereka telah memenangkan pemilihan sebelumnya, dan dengan demikian memiliki popularitas yang lebih besar.

Namun mereka juga memiliki nilai berita yang lebih dibanding penantang, kemampuan penggalangan dana, dan biasanya juga organisasi tim sukses yang lebih tertata. Meskipun demikian semua keunggulan ini bisa jadi sia-sia jika sang pejabat terpilih dipandang sebagai “kacang lupa kulitnya”. Lupa kepada pemilih, dan tidak memenuhi janji kampanye sama sekali. Bahkan lebih celaka jika dia terlibat kasus.

Untuk itu pejabat yang pintar akan mengoperasikan “kampanye permanen.” Sementara pejabat kurang cerdas menghentikan kegiatan kampanye begitu mereka terpilih mereka.

Kampanye seharusnya tidak pernah benar-benar mati, dan harus dijalankan dalam berbagai cara:

1. Jaga Organisasi Anda Tetap Hidup

Untuk memastikan bahwa incumbent memiliki cukup persediaan relawan dan pengumpulan dana yang tersedia pada waktu singkat, incumbent tidak harus benar-benar menutup organisasi kampanye mereka. Buatlah lingkaran kecil pendukung kampanye permanen Anda, tentu saja ini dijalankan dari luar kantor resmi Anda sebagai pejabat. Lingkaran kecil ini harus bekerja untuk mempertahankan kontak dengan organisasi seluruh kampanye, termasuk relawan, donor, dan pendukung.

2. Sering Berkirim Surat dan Email

Pemain lama harus memastikan untuk mempertahankan kontak sesering mungkin dengan konstituen melalui surat atau email. Surat atau email ini dapat berupa sebuah surat yang berdiri sendiri, atau sebuah newsletter yang dikirim secara berkala. Newsletter dan surat harus kaya informasi: memberitahu konstituen apa yang telah Anda capai, apa jadwal Anda untuk bulan mendatang, dan berbagai peristiwa maupun Agenda.

3. Website

Pemain lama harus memelihara situs web kampanye, di mana Anda dapat mengirimkan informasi kampanye terkait. Pastikan web ini terpisah dari website “resmi” Anda sebagai pejabat. Gunakan website Anda untuk menjaga pendukung dan relawan. Dan pastikan bahwa website anda sangat informatif, dan sering diperbarui, sehingga pendukung mengunjungi situs Anda lagi dan lagi.

4. Pertemuan di Balai Kota

Salah satu alat yang paling efektif yang dapat digunakan pejabat terpilih untuk tetap berhubungan dengan masyarakat mereka adalah pertemuan balai kota. Persiapkan sebuah acara pertemuan di balai kota, bila perlu bagi fotocopy materi kepada mereka yang hadir. Sediakan forum dimana semua yang hadir dapat saling bertukar pendapat tentang permasalahan yang sedang terjadi di daerah tersebut. Dan jangan lupa, undang media massa lokal untuk meliput acara tersebut.

7. Door-to-Door

Bayangkan bahwa Anda adalah pemilih rata-rata, duduk di rumah di satu malam di tahun off-pemilu. Anda mendengar ketukan di pintu dan terkejut menemukan yang berdiri di depan pintu adalah orang yang Anda pilih pada pemilu sebelumnya. Meskipun dia hanya sekedar mampir untuk menjalin tali silaturahmi. Tidakkah Anda lebih mungkin untuk memilih orang itu lagi, dan memberitahu teman-teman Anda dan tetangga tentang kunjungan tersebut? Pergi dari pintu ke pintu di sebuah masa off-pemilu akan menjalin hubungan yang sangat positif antara Anda dan konstituen Anda.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s